Panduan Format Faktur GST
Panduan lengkap untuk membuat faktur yang sesuai dengan GST dengan semua bidang wajib sesuai dengan peraturan pajak India.
Apa itu Faktur GST?
Faktur GST (juga disebut Faktur Pajak) adalah dokumen yang dikeluarkan oleh pemasok terdaftar kepada penerima barang atau jasa. Ini wajib untuk bisnis yang terdaftar di bawah GST di India dan berfungsi sebagai dasar untuk:
- Mengklaim Input Tax Credit (ITC)
- Mengajukan pengembalian GST
- Kepatuhan pajak dan tujuan audit
Bidang Wajib dalam Faktur GST
Sesuai dengan Aturan 46 dari Peraturan CGST 2017, faktur pajak harus berisi:
Nama dan Alamat Pemasok
Nama hukum dan alamat lengkap dari bisnis yang memasok barang/jasa
GSTIN Pemasok
Nomor Identifikasi GST 15 digit dari pemasok
Nomor Faktur
Nomor berurutan unik, maksimal 16 karakter
Tanggal Faktur
Tanggal penerbitan faktur
Nama dan Alamat Penerima
Nama hukum dan alamat pembeli/penerima
GSTIN Penerima
GSTIN penerima (jika terdaftar di bawah GST)
Tempat Penyediaan
Negara bagian tempat barang/jasa disediakan
Kode HSN/SAC
Kode Harmonized System of Nomenclature untuk barang atau Kode Akuntansi Layanan
Deskripsi Barang/Jasa
Deskripsi yang jelas tentang apa yang disediakan
Kuantitas dan Unit
Jumlah unit dan satuan pengukuran
Nilai Kena Pajak
Nilai barang/jasa sebelum pajak
Tarif dan Jumlah Pajak
Tarif dan jumlah CGST, SGST, IGST secara terpisah
Total Nilai Faktur
Jumlah total termasuk semua pajak
Tanda Tangan
Tanda tangan digital atau fisik dari pemasok atau perwakilan yang berwenang
Memahami CGST, SGST & IGST
CGST + SGST
Pasokan intra-negara bagian (dalam negara bagian yang sama)
Penjual Delhi ke pembeli Delhi
Pajak dibagi sama rata antara GST Pusat dan Negara Bagian
IGST
Pasokan antar-negara bagian (negara bagian berbeda)
Penjual Delhi ke pembeli Mumbai
Pajak terintegrasi tunggal masuk ke pemerintah pusat
Slab Pajak GST Umum
| Tarif | Berlaku Untuk |
|---|---|
| 0% | Item penting (susu, sayuran segar, dll.) |
| 5% | Item konsumsi massal (makanan kemasan, hotel ekonomi) |
| 12% | Barang standar (komputer, makanan olahan) |
| 18% | Sebagian besar layanan dan barang standar (elektronik, barang modal) |
| 28% | Item mewah (mobil, tembakau, minuman bersoda) |
Persyaratan Kode HSN & SAC
Kode HSN (Barang)
Harmonized System of Nomenclature - digunakan untuk mengklasifikasikan barang
- Omset hingga Rs. 5 Cr: HSN 4 digit
- Omset di atas Rs. 5 Cr: HSN 6 digit
Kode SAC (Layanan)
Kode Akuntansi Layanan - digunakan untuk mengklasifikasikan layanan
- Kode 6 digit diperlukan untuk semua layanan
- Contoh: 998311 untuk layanan IT
Catatan Kepatuhan Penting
Batas Waktu Faktur
Faktur GST harus dikeluarkan dalam waktu 30 hari setelah penyediaan barang dan sebelum atau pada saat penyediaan layanan.
Format Nomor Faktur
Harus unik, berurutan, dan tidak melebihi 16 karakter. Dapat berisi huruf, angka, dan karakter khusus (/, -).
Persyaratan E-Invoicing
Bisnis dengan omset di atas Rs. 5 Crore harus menghasilkan e-invoice melalui portal GST (IRP).
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Siapa yang perlu menerbitkan faktur GST?
Semua bisnis yang terdaftar di bawah GST harus menerbitkan faktur pajak untuk penyediaan barang atau jasa melebihi Rs. 200. Dealer tidak terdaftar dapat menerbitkan Bill of Supply sebagai gantinya.
Apa perbedaan antara Faktur Pajak dan Bill of Supply?
Faktur Pajak dikeluarkan ketika GST dikenakan (oleh dealer terdaftar). Bill of Supply dikeluarkan ketika tidak ada GST yang dikenakan (penyediaan bebas pajak atau oleh dealer komposisi).
Bisakah saya mengklaim ITC tanpa faktur GST yang tepat?
Tidak, Input Tax Credit hanya dapat diklaim dengan faktur pajak yang valid berisi semua bidang wajib. Faktur juga harus tercermin dalam GSTR-2A/2B.
Bagaimana cara menemukan kode HSN/SAC yang benar?
Anda dapat mencari kode HSN di portal GST resmi (cbic-gst.gov.in) atau menggunakan fitur pencarian kode HSN. Generator faktur GST kami juga mencakup kode HSN/SAC umum.
Buat Faktur yang Sesuai dengan GST Secara Instan
Generator faktur GST gratis kami mencakup semua bidang wajib dan perhitungan pajak otomatis.